Asalamualaikum rekan-rekan readers, gimana kabar nya? Semoga sehat-sehat semua dan dalam perlindungan yang maha kuasa selalu ya. Hari ini saya membaca di social media saya adanya kerumunan dan keramaian di beberapa Mc’donald sekitaran JABODETABEK dan baca berita di sebuah kanal berita online tentang Polisi yang menhentikan kerumunan di sekitaran Mc’donald daerah Bandung

Jujur saya tidak terlalu update dengan Group band BTS asal Korea ini, namun saya memiliki beberapa teman yang cukup sering update aktivitas mereka via social media sehingga saya cukup aware dengan BTS ini.

Saya cukup amaze dengan animo BTS ini di Indonesia, setelah sebelum nya sebuah perusahaan otomotif Korea pun melakukan sebuah activity yang menggunakan brand BTS ini, sekarang perushaan Fast Food Mc’donald melakukan hal yang serupa dan masyarakat pun serentak ikut meramaikan nya.

BTS merupakan salah satu Ambassador dari Hyundai, dan animo ini dimanfaatkan Hyundai Indonesia saat melakukan exhibition nya di Mall Kelapa Gading saat itu dengan menampilkan beberapa foto-foto dan video dari BTS untuk mengundang “BTS Army” dan ini cukup berhasil!

Baca Juga  Modifikasi Yamaha Lexi S menjadi Double Shock Bagian 1

Dari kedua Kasus di atas, bisa kita tarik kesimpulan mengenai aktivitas branding dan marketing di antara nya:

  1. Seorang K.O.L (Key Opinion Leader) seperti BTS bisa membawa impact yang luar biasa terhadap brand ataupun penjualan bila kita packaging nya dengan baik dan benar. Melihat Aktivitas Hyundai Indonesia yang APM nya “Terlahir kembali” di Indonesia, memanfaatkan K.O.L ini seperti suatu langkah untuk membuat orang tau bahwa APM Hyundai di Indonesia yang sekarang lebih aggressive dan juga memberi tahu ke publik non otomotif bahwa Pabrikan otomotif asal Korea ini tidak bisa di pandang sebelah mata di Indonesia.

2. Untuk Kasus Mc’donald bisa kita lihat dengan di keluarkan nya BTS Meal demand terhadap menu ini luar biasa, dan menaikan sales yang cukup signnifikan sehingga mereka kewalahan terhadap demand yang ada

3. Pemilihan seorang Ambassador dan K.O.L harus dilihat juga pengaplikasikan nya terhadap tujuan nya, branding kah? atau untuk jualan kah? Dengan strategi yang tepat seorang K.O.L bisa membantu menaikan sales dan branding dari perusahaan yang bekerjasama.

Baca Juga  Yamaha R7 2021, siapa si pasar yang mau di bidik?

4. Sebuah perusahaan dan seorang marketers harus bisa melihat trend yang akan hype dan bisa menghasilkan impact buat perusahaan tersebut, sehingga saat mereka kolaborasi akan menghasilkan impact yang positif terhadap perusahaan dan brand tersebut.

Mungkin sekian saja tulisan saya mengenai Branding, KOL, dan Marketing kali ini, bagaimana tanggapan teman-teman? Silahkan di komen ya tulisan saya, Terima kasih.

5 1 vote
Article Rating
1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x