Selamat pagi para readers, apa kabar semua nya? Bismillah semua dalam keadaan sehat ya. Minggu lalu saya mengganti busi di Transporter garage Depok, sang owner Danar pun berkesempatan untuk mencoba Livina X-Gear saya, dan beliau terkesan sudah tidak menaiki mobil Jepang lagi, tapi lebih ke karakter Mobil Eropa! Bahkan beliau menyebutkan karakter Livina saya mirip dengan VW Golf! Makin terbang dan bangga deh saya.

IMG_20190112_113725.jpg

Oke, sebelum membahas lebih lanjut tentang modifikasi nya, pertama-tama kita jabarkan yukk, memang seperti apa si kenyamanan sedan / hatchback ala mobil Eropa?

  1. Suspensi.
  2. Keheningan kabin
  3. Kenyamanan berkendara

Di artikel ini, saya mau konsentrasi di bagian Suspensi dulu ya, kalau saya bahas semua pasti akan jadi panjaaaanggg bgt ini tulisan nya. Nissan Livina baik yg hatchback, atau Grand Livina yang masuk di segmen LMPV memang terkenal dengan kenyamanan nya dibandingkan dengan kompetitor sekelas nya. Saya akan fokus di mobil saya dulu ya Livina X-Gear yang kompetitor nya adalah Suzuki Swift, SX-4, Honda Jazz, dan Toyota Yaris. Karakter Livina itu empuk tapi tidak mantul-mantul, tapi memiliki kelemahan disaat mobil di isi beban penuh atau dengan penumpang belakang, dia akan cendrung ambles suspensi belakang nya. Nahh saya mau fokus lagi bahas Suspensi dengan karakter yang “Dewasa” ala mobil eropa juga ya disini, untuk suspensi anti ambles akan saya bahas di artikel lain lagi nanti.

Baca Juga  Perlu kah Pasang Roofbox?

fb_img_15472699013103295233109358382678.jpg

Untuk Suspensi dengan karakter “Hatchback Eropa” dia itu lembut tapi sedikit lebih keras sehingga saat mobil terisi penuh suspensi tidak mantul-mantul. untuk itu saya mengganti Shock absorber standar Nissan dengan merek After-market, depan pakai Monroe

Monroe

Jujur karakter Monroe ini paling cocok dengan saya, lebih keras sedikit dibanding standar, tapi pengendalian tidak terlalu berlebih.

Dan untuk suspensi belakang saya pakai Billstein.

1img20190320_142810_ker_shock_absorber_bilstein_b4_livina__3

Untuk Suspensi belakang pakai billstein kalo buat saya pribadi si Terlalu keras ya dibandingkan standar Livina, namun memang handling saat jalanan tidak bumpy ini mantab banget si, Pede deh saya melibas tikungan-tikungan jalanan halus dengan kecepatan tinggi, tapi problem nya saat ketemu jalanan bumpy, kenyamanan agak terganggu dibanding standar. Yang menarik lagi, suspensi belakang saat melibas speed bump atau polisi tidur ada bunyi gas terkompresi! Ada cess-cess nya gituhh, hehehe..

Mungkin itu saja dulu yang saya set up di suspensi, untuk bagian 2 nanti akan bahas lebih ke poin keheningan kabin ya, stay tune terus di Blog saya ya Guys, terima kasih.

Baca Juga  Apakah Yamaha Vixion Series bisa bertahan?
votes
Article Rating
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x