Halo rekan-rekan readers, apa kabar nya, semoga sehat selalu ya. Gak kerasa si Yamaha Lexi sudah hampir 1 tahun saya gunakan, dan Januari kemarin akhirnya bayar pajak plus balik nama (Maklum bukan beli dari baru), nahh lebih seru saya mau ngobrolin aja ni review si Yamaha Lexi S selama 1 tahun dan modifikasi-modifikasi apa saja yang saya lakukan terhadap motor ini dan kedepannya saya mau garap apalagi.

Overall saya puas banget si sama Yamaha Lexi, untuk pemakaian sehari-hari, atau pemakaian keluar kompleks, motor nya gak terlalu besar, handling nyaman dan power juga cukup, gak ngos2an, tapi dengan catatan itu semua dengan modifikasi yang saya lakukan, saya jabarkan ya dibawah apa aja yang udah saya modifikasi

Saya Mulai dari Body works dulu ya, sebenernya body tidak banyak ubahan kok, hanya saja saya menambahkan Windshield merek Focus, dan juga Reflektor samping sehingga serasa motor Eropa secara penampilan. Saya juga melakukan pemasangan tangki 6 liter, dikarenakan tangki lexi hanya 4.8 liter, dan agar jarang ke SPBU mengingat lagi masa pandemi begini. Untuk lampu-lampu semua masih standar, hanya penggantian lampu senja dengan bohlam LED warna Warm white, dan juga lampu belakang diganti model bohlam LED juga.

Lanjut ke Suspensi, Untuk suspensi depan saya melakukan modifikasi penggantian Oli shock dan setup rebound yang dibantu sama Mas Wawan dari WMC Racing, sehingga shock sedikit lebih keras, dan rebound juga lebih pelan dibandingkan standar. Untuk suspensi belakang saya sudah mengganti dengan Shock Aftermarket Merek DBS Premium yang saya beli di Tokopedia seharga 350rb, namun karena Shock masih belum nyaman walau saya sudah setel, akhirnya saya lakukan modifikasi kembali untuk setelan rebound nya ke Semarang Shock di Jalan Raya Bogor, CIbubur dengan biaya sekitar 150rb. Next kedepannya saya berencana memodifikasi Shock belakang menjadi double seperti Yamaha Aerox / Yamaha N-Max. Kenapa saya bikin double shock, akan saya bahas di artikel berikut nya ya.

Baca Juga  Set up riding postion (Bag 2)

Untuk Pengereman, piringan cakram depan saya ganti dengan piringan TDR ukuran standar namun dia memiliki pegangan model floating, sehingga pengereman bisa lebih pakem. Untuk master dan kaliper depan saya ganti milik Yamaha X-Max dan selang rem dari RCB warna merah. Yang saya rasa akhir-akhir ini Kaliper copotan X-Max terlalu pakem sehingga seram juga kalau saya pakai di musim hujan, rencana nya akan saya gunakan punya Vixion R saya agar lebih nyaman. Untuk rem belakang saya tidak melakukan ubahan apa-apa, karena buat saya sudah mumpuni.

Untuk Kaki-kaki Velg depan saya masih menggunakan velg standar, dengan ban Maxxis Victra ukuran 90/90-14, sedangkan velg belakang sudah saya upgrade menggunakan velg Aerox dengan lebar 3.5 Inch dengan ban 120/70-14 merek Maxxis Victra juga. Untuk ke depannya saya akan kecilkan ban depan dengan ukuran 90/80-14, ban pun saya masih bingung antara pakai IRC soft Compound, Mizzle MR 01 (Soft Compound), atau tetap Maxxis dengan ukuran 100/80-14. Kenapa saya kecilkan dengan ukuran 90/80? Ban belakang saya sudah pakai ban 120/70-14 jadi sisi belakang sudah cukup pendek dan nyaman untuk harian, dengan penggunaan ban 90/90-14 menyebabkan sisi depan saya lebih tinggi dari sisi belakang, ini membuat kaki harus jinjit si karena memang karakter Lexi yang agak tinggi, penggunaan ban 90/80-14 soft compound akan membuat ban 10% lebih rendah dari ukuran sebelum nya, handling juga tetap ringan plus karakter soft compound yang memiliki grip lebih baik walau akan cepat habis. Lalu pertimbangan saya bila memakai ban 100/80 adalah tapak ban lebih lebar, sehingga handling juga lebih enak, tetapi memiliki kelemahan motor menjadi lebih berat, top speed juga menurun dan untuk manuver juga berat.

Baca Juga  Set up riding position (Bag 1)

Next adalah Mesin, di mesin saya sudah upgrade dengan bore up 155cc dengan Blok Yamaha N-Max, Piston Yamaha N-Max, Camshaft standar Lexi dan Injector Yamaha Aerox sehingga power sudah lebih baik dibandingkan dalam keadaan standar. Semua pengapian, ECU juga masih standar, hanya saja dibantu oleh Accent wire. Untuk ke depan nya, saya mau cari orang yang bisa Remap ECU Lexi untuk memainkan Variable AFR dan setel timing nya agar dapat respon tenaga lebih baik. Knalpot saya custom sendiri, dengan model standar dipadu dengan end cap dari Xeon Injeksi, dipadu dengan header model power Bomb untuk memperkuat torsi.

Terakhir bagian CVT. Jujur untuk bagian ini saya masih awam dan belum ngerti upgrade nya. Saya hanya melakukan ubahan pemasangan Pulley 4S1M, Per CVT milik Beat Karbu, dan roller 13 gram milik N-Max. Untuk ke depan nya, saya akan mengganti Per CVT kemungkinan merek Daytona yang 1500RPM, roller 11 Gram atau Mix 10-11 Gram sekaligus melakukan perawatan CVT.

Baca Juga  Akselerasi kilat Yamaha Lexi 155, 0-80km/h cuma 7 Detik!

Kurang lebih itu modifkasi dan juga next yang akan saya kerjakan di Yamaha Lexi S saya. Buat teman-teman yang sudah menyempatkan membaca terima kasih ya, silahkan di komen bila ada yang mau di tanyakan ke saya.

5 1 vote
Article Rating
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x