Kalau dari kemarin kita banyak membahas mengenai brand, awareness, customer journey, hari ini saya mau membahas lagi mengenai Share Of Voice atau sering disebut SOV. SOV sendiri kalau di artikan secara gampang adalah impact dari jumlah belanja iklan kita terhadap market yang kita tuju, atau lebih mudah nya persentase pemberitaan media terhadap kegiatan pemasaran yang kita lakukan.

Hasil gambar untuk share of voice

Saya kasih contoh kasus yang pernah saya jalankan sewaktu saya bekerja di APM, saat itu saya mengerjakan project untuk segmen mobil SUV, disitu saya banyak membelanjakan iklan di media-media, dan dalam meeting bulanan saya dengan agency yang membantu saya belanja  iklan mereka akan membandingkan jumlah belanja iklan kita dibanding dengan kompetitor. Namun hingga saat ini saya masih belum tau juga apakah belanja media digital sudah bisa di track atau belum oleh agency-agency penjual iklan. Dari sini kita bisa lihat seberapa besar belanja iklan kita dibanding kompetitor

SOV

Dari Grafik di atas, kita bisa lihat bahwa produk Nissan lebih besar belanja iklan nya dibandingkan dengan Honda dan Mazda, namun apakah pembelanjaan iklan lebih besar itu lebih baik? Tidak juga, karena harus dilihat lagi impact nya terhadap jualan dari produk tersebut. Apabila jualan kita tidak sebaik kompetitor, namun belanja iklan kita lebih besar, maka harus kita cek lagi strategi pemasaran kita, dan kalau saya balik ke hal yang dasar dulu dari pemasaran, yaitu 4P (Price, Product, Promotion, Place). Apabila kita sudah tau kita memiliki kekurangan dari 4P tersebut, lebih baik dana beriklan yang ada kita pakai untuk menguatkan dulu kekurangan kita dari 4P tersebut, tetapi kita harus tetap menjaga eksistensi produk / brand tersebut di pasar dengan tetap beriklan namun lebih ke hal yang tepat sasaran

Baca Juga  Jelajah Negeri Singapura Part 1
votes
Article Rating
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x