Kemarin kita sudah ngomongin Brand awareness, sekarang saya ingin membahas Brand trust. Apa itu Brand trust? Kalau di artikan secara harfiah adalah kepercayaan terhadap merek, menurut Delgado et al. (2003) mendefinisikan kepercayaan merek sebagai “dugaan atau harapan dengan keyakinan akan reliabilitas dan niat suatu merek dalam situasi yang melibatkan risiko bagi konsumen.”

Saat membicarakan brand awareness kemarin, beberapa teman saya di FB menambahkan harus ada komponen Service, value dan komunikasi untuk awareness.

Ok mari kita bahas detail bagaimana Brand trust itu dibangun, dalam proses keputusan pembelian (Purchasing decision) konsumen pasti akan melalui beberapa tahap, yang sering disebut Customer journey. salah satu proses nya adalah tingkat kepercayaan dalam brand tersebut.

Kepercayaan dalam brand dibangun oleh kedua belah pihak, pihak penjual memberikan pelayanan, nilai tambah dari produk nya tersebut dan menjaga komunikasi terhadap pembeli untuk menjamin kepuasan pelayanan, sedangkan pihak penjual pun akan memberi umpan balik berupa kepuasan mereka terhadap merek tersebut, rasa percaya akan brand tersebut dan mereka bisa loyal dengan brand tersebut.

Baca Juga  Servis Livina di Bengkel Wong Ndeso (Mbah Suud)

Kepercayaan terhadap brand itu bisa dibangun tidak dalam waktu yang cepat, namun memerlukan waktu untuk membangun nya. Seperti contoh, saat kita membeli sebuah HP, kita akan percaya pada merek tersebut apabila mereka merasa produk nya aman dan nyaman, layanan purna jual tersedia, dan juga produk tersebut memberi nilai lebih untuk dia.

votes
Article Rating
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x